Setiadi, Virginia S. (2014) Bentuk Atap Putri Duyung Cottage The Roof Forms of Putri Duyung Cottage (Studi Pendekatan dari Teori Gestalt). In: Seminar Seni Tradisi, 16-17 Desemeber 2014, FSRD Universitas Trisakti.

[img]
Preview
Text
PROSIDING_B_virginia.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Latar belakang dari penelitian ini adalah dikarenakan Putri Duyung Cottage (PDC) merupakan cottage bersuasana pantai yang pertama kali ada di bagian Utara Jakarta. Di mana, sampai saat ini pun PDC seiring dengan berjalannya waktu masih belum berubah banyak dari awal didirikannya. Dengan keragaman jenis cottage yang ada di dalam kawasan tersebut, penulis mencoba mengambil tema penelitian mengenai bentuk atap PDC melalui studi pendekatan bentuk geometrik. Atap yang dipilih menjadi obyek yang cukup menarik, karena setiap cluster yang terdapat di kawasan pantai tersebut memiliki karakter yang cukup unik. Atap juga merupakan sebuah bagian kepala dari sebuah bangunan. Oleh karena itu penulis, mencoba menjadikan bentuk atap sebagai bentuk geometrik yang menarik yang dapat digali lebih dalam. Bila dilakukan penelitian lebih lanjut, bentuk atap yang terdapat di PDC memiliki kekuatan lokalitas yang belum di gali secara totalitas. Maksud penelitian ini juga diperuntukan sebagai rekomendasi melalui observasi data-data wawancara dan survey lokasi, guna menganalisis sejauhmana kondisi Putri Duyung Ancol terhadap target Ancol Spektakuler 2012-2015. Demikian juga akan ditemukan bentuk-bentuk alternativ rekomendasi desain yang mengacu pada ‘Back to Nostalgic and Nature’. Tujuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi PT. Pembangunan Jaya Ancol dan pendidikan di kalangan Universitas Trisakti. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif. Dengan pendekatan utama yang dilakukan adalah Ikonografi, yaitu pendekatan yang sangat mengandalkan pencermatan pada data yang berupa Bentuk Atap PDC. Untuk proses pengamatannya, penulis harus membandingkan dengan bentuk-bentuk atap yang terdapat dalam khasanah arsitektur tradisional Indonesia. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: atap selain fungsional juga mampu memberikan ciri lokalitas, strategi pencarian bentuk atap disesuaikan dengan konsep memunculkan kembali lokalitas, bentuk-bentuk atap disesuaikan dengan bentuk yang sudah ada, kekuatan desain baru atap-atap cottage pada kawasan PDC yaitu memiliki karakteristik tersendiri dan menjadi nilai tambah PDC. Kata kunci: atap, bentuk, lokalitas, karakteristik, vernakuler. ABSTRACT The background of this study is due to Putri Duyung Cottage (The PDC) is the pilot project beach cottage atmosphere in North Jakarta. Where, with the time of passing by, until now the PDC still has not much changed from the beginning of the establishment. With the diversity of the existing cottage in the area, the author tried to take the theme of research on roof shape PDC through the study of Gestalt approach. The roof is chosen to be quite interesting object, because each cluster contained in these coastal areas have a fairly unique character. The roof is also a part of the head of a building. Therefore the author, trying to make the roof form as an interesting geometric shapes that can be explored more deeply. When done further research, which forms the roof is in the PDC has the power in the localities that have not been explored in totality. The purpose of this study is also intended as a recommendation through the observation data and survey the location of the interview, in order to analyze the extent to which conditions Mermaid on target 2010 to 2015 of Ancol Spectacular. Also will find alternative forms of design recommendations which PDC refers to 'Back to Nostalgic and Nature'. The purpose of this study is expected to be a recommendation for PT. Pembangunan Jaya Ancol, and education among the general Trisakti University. The methodology used in this study is to use qualitative research. The main approach taken is iconography, which is an approach that relies heavily on right data a roof shape PDC. For the observations, the authors should compare with the roof forms contained in the traditional architectural treasures of Indonesia. The results of this study concluded that: functionally roof as well able to provide locality characteristics, the search strategy tailored to the roof form bring back the concept of locality, roof forms adapted to the existing form, the strength of new design cottage roofs in the PDC region has its own characteristics and has also added value for PDC. Keywords: roof, form, localy, characteristics, vernacular.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Art and Design > Department of Visual Comnunication Design
Depositing User: FSRD Lib Trisakti
Date Deposited: 24 Jul 2017 02:29
Last Modified: 31 Jul 2017 02:12
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/13

Actions (login required)

View Item View Item