Adhityatama, Agus (2014) Analisis Pola Hubungan antara Viusal Merchandise Grup Band Indie Terhadap Persepsi Remaja Urban Di Kota Jakarta Era Tahun 1993-2003 Studi Kasus Grup Band Indie Seringai, Burgerkill dan Kelelawar Malam. Masters thesis, Trisakti University.

[img] Text
2014_191120002_full.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract

Budaya populer mendorong massa untuk menjadi pemuja, pengikut, peniru, pengkopi, pengekor, imitator. Remaja mempunyai kecenderungan membeli merchandise grup band idolanya secara addict cenderung fanatik, bahkan kecenderungan sebagai fetish, dimana fetisisme adalah kondisi yang didalamnya sebuah objek mempunyai makna yang tidak sesuai dengan realitas objek itu yang sesungguhnya. Menurut Jean Baudrillard, bagi remaja yang hidup di dunia hiperrealitas ini, pengidolaan terhadap grup band idolanya ini dianggap sebagai kegilaan ketika melihat remaja seringkali bertindak diluar rasio demi grup band idolanya tersebut. Penelitian ini ingin mendapatkan gambaran, bagaimana persepsi remaja urban melihat simbol-simbol pada visual merchandise dalam kurun waktu yang cukup panjang selama 20 tahun (tahun 1993-1998), melalui sampel grup band indie seperti Burgerkill, Seringai dan Kelelawar Malam, apa yang tetap dan apa yang berubah dengan mengamati pola hubungan antara visual merchandise, produksi dan pendistribusian merchandise grup band sebagai manifestasi dan remaja sebagai fans. Dengan menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode komparatif dengan memperoleh data deskriptif yang menangkap persepsi remaja urban terhadap merchandise. Untuk itu metode perolehan data yang digunakan oleh peneliti adalah melalui diskusi kelompok terarah atau yang disebut FGI (Focus Group Interview). Berdasar penelitian dan hasil analisa maka dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu produksi dan distribusi merchandise yang yang mengalami kenaikan selama kurun waktu 20 tahun (tahun 1993-2013), merchandise dalam kurun waktu 20 tahun (1993-2013) mengalami perubahan dalam persepsi remaja, visual merchandise juga harus mempunyai fungsi, peran dan makna dalam cara pandang remaja dan yang terakhir grup band juga harus membangun image melalui visual merchandise yang menarik perhatian remaja. Satu hal kesamaan dalam persepsi remaja, bahwa merchandise merupakan artefak yang layak dibeli dan dikoleksi, bahkan bangga ketika dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
Divisions: Faculty of Art and Design > Master Program in Design
Depositing User: FSRD Lib Trisakti
Date Deposited: 12 Sep 2017 05:30
Last Modified: 12 Sep 2017 05:30
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/275

Actions (login required)

View Item View Item