Wardani, Winny Gunarti Widya (2011) Reprensati Manusia Sebagai makhluk Budaya dalam Film Animasi Jepang Nonverbal LA MAISON EN PETITS CUBES. Masters thesis, Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti.

[img] Text
Tesis Winy Gunarti WW_GABUNG.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Kehidupan manusia dengan segala permasalahannya di dunia ini adalah sebuah realitas dalam ruang dan waktu. Wujud dari realitas hidup manusia tersebut dapat dihadirkan melalui visualisasi animasi. Film animasi Jepang La Maison en Petits Cubes, merupakan film animasi pendek nonverbal bergenre drama keluarga yang mencoba merepresentasikan kompleksitas gagasan tentang kehidupan manusia melalui kesederhanaan visualnya. Bagaimana film ini secara sederhana, mengemas makna budaya dalam gaya ilustrasi pensil, warna-warna selaras yang cenderung monokromatis, dan teknik animasi dwimatra, yang jauh dari kesan manga, ciri khas dari animasi Jepang pada umumnya. Sebagai film pemenang Piala Oscar 2009, film ini menjadi salah satu alat pembuktian yang konkrit dalam mengomunikasikan makna kultural tentang hakikat hidup manusia sebagai makhluk budaya. Pembacaan makna budaya secara visual terhadap teks-teks naratif yang tersusun dalam film ini dianalisis dalam perspektif semiotika struktural melalui struktur tanda kinesik (bahasa tubuh) dan proksemik (latar ruang dan waktu), dengan pendekatan kebudayaan. Sebagai karya seni desain komunikasi visual, film bergaya Surealisme ini terbukti mampu menghadirkan imitasi imajinatif dan realitas siklus hidup manusia dalam ekspresi estetik dan ekspresi kebudayaan, khususnya tentang kehidupan orangtua di Jepang.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
Divisions: Faculty of Art and Design > Master Program in Design
Depositing User: FSRD Lib Trisakti
Date Deposited: 16 Oct 2017 08:13
Last Modified: 19 Oct 2017 04:54
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/337

Actions (login required)

View Item View Item