Irwansyah, Irwansyah (2017) Kajian Desain Pintu Dan Ornamenya Pada Istana Maimun Medan. Masters thesis, Fakultas Seni Rupa Dan Desain,USAKTI.

[img] Text
BAB I - BAB V. FULL. WM. HF.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Istana Maimun merupakan salah satu bangunan bersejarah dan juga ikon serta kebanggaan kota dan warga Medan. Dibangun pada 26 agustus 1888 yang merupakan peletakan batu pertama. Istana Maimun merupakan salah satu dari sekian istana yang paling indah di Indonesia. Bangunan yang didominasi dengan warna kuning keemasan yang identik dengan warna khas Melayu, didirikan diatas tanah seluas 2.772 m2 dan mempunyai 30 ruangan, terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri dan bangunan sayap kanan.Istana ini memiliki arsitektur yang unik dengan perpaduan beberapa unsur kebudayaan Melayu bergaya Islam, Spanyol, India dan Italia. Perpaduan ini menyuguhkan keunikan inilah yang memberikan karakter khas bangunannya.Dimana suatu bangunan pasti memiliki pintu yang mempunyai fungsi dan makna tersendiri. Tidak terlepas dari itu Istana maimun juga memiliki beberapa pintu yang terdapat pada bagian tersebut ada beberapa ornamen dan elemen yang mempunyai tersendiri, seperti pintu yang terdapat pada sisi samping yang menghubungkan antara ruang induk istana dan ruang sayap kiri dan kanan istana. Pintu tersebut bukan hanya memiliki 2 buah daun pintu seperti khalayaknya pintu-pintu rumah biasanya, tetapi pintu istana maimun itu memiliki 4 buah daun pintu yang dimana sepasang dibagian luar dan sepasang dibagian dalam yang didesain berbeda. Selain itu juga terdapat pintu utama yang juga mempunyai fungsi dan makna tersendiri, hal ini yang menarik untuk diteliti. Berdasarkan hal diatas, ada beberapa masalah yang harus dirumuskan dalam rangka penelitian ini, yaitu; Bagaimana estetika bentuk arsitektur dan interior istana Maimun, dan apa makna simbol pada elemen pintu utama istana Maimun.Penelitian ini menggunakan pendekatan histori dan pendekatan estetika.Pendekatan histori akan menyangkut pembahasan tentang asal-usul bentuk istana dan perkembangan fungsionalnya sejak didirikan hingga sekarang. Pendekatan estetika akan menyangkut pembahasan tentang bentuk pada arsitektur dan interior istana,bagaimana bentuk tersebut ditampilkan sehingga bisa menarik perhatian dan memiliki ciri khas yang unik ?. Dan tentang ilmu pendekatan-pendekatan desain yang berkaitan tentang penelitian yang akan menyangkut pembahasan tentang percampuran bentuk pintu utama pada Istana Maimun, serta yang menyangkut pembahasan tentang makna simbol yang terdapat pada pintu Istana Maimun.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Istana Maimun dan interiornya serta elemen pengisi ruang di dalamnya tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh estetika bentuk yang berasal dari budaya Melayu Deli dan budaya tradisional tertentu yang ada di indonesia tetapi juga dipengaruhi oleh estetika bentuk dari kebudayaan Spanyol, India dan Italia. Pengaruh budaya asing pada aspek arsitektur terdapat pada beberapa perabotan dan juga bahan bangunan yang diimpor dari eropa seperti, ubin lantai dan marmer. Sebagai warisan Kesultanan Melayu-Deli, Istana Maimun didominasi dengan warna kuning, khas Melayu. Pola arsitektur Belanda dengan pintu dan jendela lebar dan tinggi, serta pintu bergaya Spanyol menjadi bagian dari Istana Maimun.Pengaruh Islam terlihat dalam bentuk kurva atau arcade di beberapa bagian atap istana. Kurva yang berbentuk kapal terbalik yang dikenal dengan Persia Curve sering dijumpai pada bangunan di kawasan Timur Tengah, Turki, dan India.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Faculty of Art and Design > Master Program in Design
Depositing User: FSRD Lib Trisakti
Date Deposited: 14 Feb 2018 11:32
Last Modified: 14 Feb 2018 11:32
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/486

Actions (login required)

View Item View Item