Putri, Amelia Dyati and Sudharma, Novia Indriani (2017) Hubungan faktor bayi, ibu dan lingkungan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada bayi. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[img] Text
2017_TA_KD_03013016.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi akut yang menyerang satu bagian atau lebih dari saluran napas mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksanya, seperti sinus, rongga telinga tengah dan juga pleura. (ISPA) merupakan salah satu penyebab kematian pada anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia. Di Indonesia berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, menunjukkan prevalensi nasional ISPA sebesar 25,0%. Terus meningkatnya angka kejadian ISPA ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor bayi (status gizi dan berat badan lahir), faktor ibu (pendidikan ibu) dan faktor lingkungan (kepadatan hunian dan ventilasi rumah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor anak, ibu dan lingkungan dengan ISPA pada bayi. METODE Penelitian ini menggunakan studi observasional analisis dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan dengan cara pengisian kuisioner oleh orangtua subjek penelitian meliputi kuisioner untuk mengetahui kejadian ISPA dan kuisioner untuk mengetahui berat badan, tinggi badan, berat badan lahir, kepadatan hunian dan ventilasi rumah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan diolah dengan program SPSS for Windows versi 20 dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0.05 HASIL Dari 99 subjek penelitian terdapat 43 subjek yang mengalami ISPA. Hasil analisis berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermaknya antara pendidikan ibu (p = 0.000), kepadatan hunian rumah (p = 0.000) dan ventilasi rumah (p = 0.001) dengan ISPA pada bayi dan hasil analisis juga menunjukkan tidak didapatkan hubungan bermakna antara berat badan lahir (p = 384) dan status gizi (p = 0.740) dengan ISPA pada bayi. KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan ibu, kepadatan hunian dan ventilasi rumah dengan ISPA pada bayi dan tidak terdapat hubungan antara berat badan lahir dan status gizi dengan ISPA pada bayi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ISPA, bayi, status gizi, berat badan lahir, kepadatan hunian rumah, ventilasi rumah, pendidikan ibu
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Departement of Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 14 Jan 2018 03:48
Last Modified: 14 Jan 2018 03:48
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/542

Actions (login required)

View Item View Item