Putri, Rahmawati Fina and Utama, David Mayndra (2017) Hubungan usia, paritas dan penyulit kehamilan dengan seksio sesarea pada ibu dengan kehamilan atern. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[img] Text
2017_TA_KD_03012220.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG WHO menetapkan indikator seksio sesarea yaitu 10–15 % untuk setiap negara dan jika tidak sesuai indikasi seksio sesarea dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada ibu maupun bayi. Angka morbiditas dan mortalitas ibu merupakan salah satu indikator dari kesejahteraan masyarakat di suatu negara karena ibu merupakan anggota keluarga yang mempunyai peran penting dalam mengatur semua urusan rumah tangga, pendidikan anak dan kesehatan keluarga. Alasan dari meningkatnya persalinan dengan tindakan seksio sesarea tidak sepenuhnya dipahami, namun ada beberapa faktor penting yang berkontribusi yaitu usia, paritas dan penyulit kehamilan. METODE Penelitian megggunakan desain cross sectional dengan teknik consecutive non-random sampling yang mengikutsertakan 156 orang di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo Jakarta. Data yang dikumpulkan dengan cara mengambil data dari rekam medis. Analisis data menggunakan SPSS for Windows versi 20.0 dengan tingkat kemaknaan 0.05. HASIL Seratus empat puluh responden (89,7%) dari 156 subjek penelitian dilakukan tindakan seksio sesarea dan 16 responden (10,3%) tidak dilakukan tindakan seksio sesarea. Persentase usia dengan persalinan seksio sesarea paling tinggi adalah pada usia ≤ 18 tahun yaitu 1 responden (100,0%), kemudian diikuti dengan usia > 35 tahun yaitu 28 responden (90,3%) dan yang terendah adalah usia 19-35 tahun yaitu 111 xiv responden (89,5%). Kemudian persentase paritas dengan seksio sesarea paling tinggi adalah multipara yaitu 109 respoden (91,6%), diikuti dengan primipara yaitu 28 responden (84,8%) dan selanjutnya adalah grande multipara yaitu 3 responden (75,0%). Selanjutnya persentase adanya penyulit kehamilan dengan seksio sesarea lebih tinggi yaitu 135 responden (100,0%) dibandingkan dengan tidak ada penyulit kehamilan dengan seksio sesarea yaitu 5 responden (23,8%). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan seksio sesarea (p=0,936), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paritas dengan seksio sesarea (p=0,325) dan terdapat hubungan yang bermakna antara penyulit kehamilan dengan seksio sesarea (0,000). KESIMPULAN Variabel usia maupun paritas tidak terdapat hubungan yang bermakna dengan seksio sesarea sedangkan pada penyulit kehamilan terdapat hubungan yang bermakna dengan seksio sesarea.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: seksio sesarea, usia, paritas, penyulit kehamilan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Faculty of Medicine > Departement of Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 15 Jan 2018 04:15
Last Modified: 15 Jan 2018 04:15
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/607

Actions (login required)

View Item View Item