Rika, Egidia Eka and Umar, Sakina (2017) Hubungan antara pajanan asap rokok di rumah dengan kejadian ISPA pada siswa Sekolah Dasar. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[img] Text
2017_TA_KD_03013220.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG ISPA adalah penyakit infeksi saluran pernafasan bagian atas yang meliputi infeksi mulai dari rongga hidung sampai dengan epiglotis dan laring. ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak. ISPA yang terjadi pada anak akan memberikan gambaran klinik yang lebih jelek dibandingkan dengan orang dewasa, hal ini terjadi karena sistem pertahanan tubuh anak yang masih rendah. Hasil presentase tahun 2012 di Indonesia ISPA menduduki peringkat pertama dari sepuluh besar penyakit yang ada. Salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya ISPA adalah pajanan asap rokok, karena dapat merangsang meningkatnya produksi mukus dan dapat menurunkan kemampuan silia sehingga akan terjadi akumulasi mukus yang kental menyebabkan partikel atau mikroorganisme terperangkap di jalan napas sehingga terjadi penurunan dari pergerakan udara yang ada di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pajanan asap rokok di rumah dengan kejadian ISPA pada siswa sekolah dasar. METODE penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner serta wawancara terpimpin oleh orangtua subjek, penelitian ini meliputi kuesioner untuk mengetahui riwayat ISPA dan kuisioner untuk mengetahui ada atau tidaknya anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Analisis data dengan menggunakan SPSS for Windows versi 23.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. HASIL Angka kejadian ISPA pada anak sekolah dasar Sumbangsih Grogol kelas 3 dan 4 sebanyak 27 responden (38,6%) dan responden yang terpajan asap rokok dan mengalami ISPA sebanyak 17 responden (24,3%), responden yang terpajan asap rokok sebanyak 40 responden (57,1%),%) dan anak yang terpajan asap rokok tapi tidak mengalami ISPA berjumlah 23 responden (32,9%). dari hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0,436. KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan cukup tingginya angka kejadian ISPA yaitu sebesar 38,6% namun tidak ditemukannya hubungan antara Hubungan Antara Pajanan Asap Rokok di Rumah dengan Kejadian Ispa Pada Siswa Sekolah Dasar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: infeksi saluran pernapasan atas, pajanan asap rokok
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Departement of Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 18 Jan 2018 03:36
Last Modified: 18 Jan 2018 03:36
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/682

Actions (login required)

View Item View Item