Kartika, Merry and Atmaja, Andreas Andy (2017) Hubungan antara kekentalan darah dan fungsi kognitif pada usia 30-60 tahun. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[img] Text
2017_TA_KD_03013237.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG Fungsi kognitif merupakan salah satu bagian terbesar yang diatur oleh otak.Penurunan fungsi kognitif merupakan konsekuensi dari bertambahnya usia. Penurunan fungsi kognitif antara lain dikaitkan dengan faktor sosiodemografi dan faktor vaskular. Faktor sosiodemografi yang berpengaruh antara lain usia, jenis kelamin, pendidikan, sedangkan faktor vaskular di antara merokok, bising karotis, tekanan darah, diabetes mellitus, obesitas, penyakit jantung koroner, stroke, kejadian tromboembolik, serta hipoperfusi serebral, yang dapat terjadi melalui mekanisme aterosklerosis dan mekanisme perubahan hemoreologi. TUJUAN Menganalisis hubungan antara kekentalan darah dan fungsi kognitif padausia30- 60 tahun, yang diperiksa dengan Montreal Cognitive Assessment Indonesian version (MoCA-Ina). METODE Penelitian ini merupakan survei bersifat analitik dengan rancangancross sectional yang mengikutsertakan 65 responden dengan usia 30 – 60 tahun di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta pada bulan Agustus sampai Oktober 2016. Data dikumpulkan dengan cara wawancara yang meliputi penilaian karakteristik sosiodemografi menggunakan kuesioner dan fungsi kognitif menggunakan MoCA Inadan penilaian kekentalan darah menggunakan darah yang kemudian diuji menggunakan Mikrokapiler Digital. Analisis ini menggunakan uji statistik Chisquare. HASIL Dari 65 responden terdapat 43 responden (66,2%) yang mengalami peningkatan kekentalan darah dan sebanyak 22 responden (33,8%) dengan kekentalan darah yang normal.Dari 65 responden terdapat 25 responden (38,5%) responden mengalami gangguan fungsi kognitif dan responden dengan fungsi kognitif yang normal sebanyak 40 responden (61,5%).Setelah dilakukan uji Chi-square diperoleh hasil tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kekentalan darah dengan fungsi kognitif (p = 0,793). KESIMPULAN Berdasarkan penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kekentalan darah dengan fungsi kognitif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: kekentalan darah, fungsi kognitif, sosiodemografi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Departement of Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 18 Jan 2018 07:20
Last Modified: 18 Jan 2018 07:20
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/700

Actions (login required)

View Item View Item