Gandarum, Dedes Nur (2017) PENGANTAR PERANCANGAN KOTA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KOTA. -, - (-). Penerbit Universitas Trisakti, Jl. Kyai Tapa No. 1 Grogol Jakarta 1140. ISBN 978-602-9463-89-7

[img]
Preview
Text
ABSTRAK BU DEDES.pdf

Download (204kB) | Preview

Abstract

Sekitar 6000 tahun yang lalu tumbuh dan berkembang kota di daerah bulan sabit yang subur, di tepian Sungai Nil. Daerah tersebut, Mesopotamia, sekarang terletak di wilayah Irak, terletak di antara Sungai Eufrat dan Sungai Tigris. Kota Uruk, yang sampai saat ini dianggap sebagai kota tertua di dunia, pertama kali dikembangkan atau didiami pada tahun 4500 SM. Beberapa kota lain yang dianggap sebagai kota-kota pertama di dunia antara lain: Kota Eridu, Byblos, Jericho, Damascus, Aleppo, Jerusalem, Sidon, Luoyang, Athens, Argos, dan Varasani. Kota-kota kuno tersebut memiliki karakteristik sebagai kota benteng. Bangunan benteng pertahanan untuk keamanan kota menyebabkan pembatasan yang sangat jelas antara bagian dalam kota dan bagian luar kota. Dari zaman Kuno atau Antik sampai Abad Pertengahan, kota-kota berkembang relatif lambat. Penemuan meriam, teknologi perkeretaapian, dan kendaraan bermotor menyebabkan kota-kota tua mengalami perubahan radikal. Penggalan sejarah kota yang dramatis terjadi sejak akhir abad ke 18, di masa dimulainya pertumbuhan dan ledakan penduduk kota di sebagian besar negara-negara Eropa, yang dipicu oleh revolusi industri di Inggris, dibarengi dengan prestasi luar biasa di bidang kedokteran dan kesehatan. Sejak saat itu terjadilah proses urbanisasi besar-besaran di seluruh penjuru dunia. Sejak terjadinya ledakan penduduk kota pada masa revolusi industri, terjadi konsentrasi penduduk di kota-kota besar. Perkembangan kota pada masa itu diikuti dengan perubahan struktur kota yang mencakup perkembangan lahan perumahan, lahan bangunan industri, dan lahan untuk jalur lalulintas. Saat ini kota-kota di dunia menghadapi permasalahan besar, yaitu: kemiskinan dan polusi, disamping kota-kota juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi serta katalisator bagi partisipasi dan inovasi. Dengan visi, perencanaan, dan pembiayaan yang tepat, kota dapat membantu menyediakan pemecahan masalah global. Oleh karenanya kebangkitan kota-kota masa depan sangatlah bergantung pada cara merencanakan dan mengelola urbanisasi.

Item Type: Book
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Department of Architecture
Depositing User: FTSP UNIVERSITAS TRISAKTI
Date Deposited: 05 Dec 2018 02:50
Last Modified: 05 Dec 2018 02:50
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/938

Actions (login required)

View Item View Item