POTENSI PADUNG-PADUNG SEBAGAI ALTERNATIF ELEMEN ESTETIK PADA PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK KONTEMPORER

Ariani, Ariani (2020) POTENSI PADUNG-PADUNG SEBAGAI ALTERNATIF ELEMEN ESTETIK PADA PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK KONTEMPORER. Technical Report. Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti, Jakarta.

[thumbnail of Laporan Penelitian]
Preview
Text (Laporan Penelitian)
sertifikat_EC00202016085 bu ariani.pdf - Published Version

Download (769kB) | Preview

Abstract

Suku Karo di Sumatera Utara sebagai bagian dari banyak suku di Indonesia memiliki khazanah seni dan budaya yang beragam. Salah satunya adalah perhiasan unik yang disebut padung-padung. Padung-padung adalah sejenis anting-anting yang memiliki ukuran cukup besar dengan berat berkisar 1.5-2 kg, digunakan wanita Karo pada masa lalu sebagai perhiasan sekaligus simbol status.Selain memiliki keunikan dan keindahan, padung-padung seperti halnya ornamen-ornamen kebudayaan lokal lainnya di Indonesia, ditengarai sarat akan makna filosofis yang memperkaya adat dan tradisi suku Karo. Ironinya, saat ini Padung-padung dalam sekilas pandangan hanya menjadi bagian dari sejarah atau tersembunyi dan terlupakan dari peradaban suku Karo masa kini. Saat ini, Padung-padung sama sekali tidak lagi digunakan, bahkan banyak masyarakat Karo terutama generasi mudanya yang tidak mengenalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menelisik kembali keberadaan padung-padung di masa lalu, mengidentifikasi makna dan peranannya serta penyebab hilangnya Padung-padung dari kehidupan suku Karo. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan menggali potensi peranan padung-padung dalam budaya kontemporer saat ini, salah satunya sebagai elemen estetik yang aplikatif (desain) sebagai upaya untuk melestarikan keragaman seni dan budaya Indonesia. Metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil analisis dengan pendekatan hermeneutika yang mengedepankan 9 unsur pemandu terbentuk dan berkembangnya objek artefak. 9 unsur tersebut terdiri dari aspek fungsi praktis utiliter, status simbol, citra estetik artistik, bio physics, psychology, sosio kultural, material, teknik/skill/tools, dan energi yang digunakan. Seni dan budaya Karo merupakan representasi tingginya peradaban Karo dan peradaban nasional kita, maka sudah menjadi tanggung jawab kita secara bersama-sama untuk merawat keberadaannya dengan mengembangkannya dalam wujud yang tidak saja lestari namun juga berkesinambungan.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Subjects: N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
Divisions: Faculty of Art and Design > Undergraduate Program in Product Design
Depositing User: FSRD Trisakti
Date Deposited: 17 Aug 2020 03:02
Last Modified: 28 Aug 2020 15:32
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/1270

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats