Pencerminan Kebutuhan Pada Fasad Bangunan dan Pengaruhnya pada “Imagibility” Kawasan Jalan Masjid Jamik - Pangkalpinang

Gandarum, Dedes Nur (2020) Pencerminan Kebutuhan Pada Fasad Bangunan dan Pengaruhnya pada “Imagibility” Kawasan Jalan Masjid Jamik - Pangkalpinang. Project Report. FTSP, Universitas Trisakti, Jakarta. (Unpublished)

[thumbnail of Laporan Penelitian-24-06-2020-ttd - Dedes NG_ttd-compressed (1).pdf] Text
Laporan Penelitian-24-06-2020-ttd - Dedes NG_ttd-compressed (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (741kB)

Abstract

Regenerasi warisan budaya lokal merupakan salah satu cara untuk memperkuat keunikan dan identitas kota di era globalisasi, yang sering dianggap sebagai ancaman bagi eksistensi identitas kota. Hal ini sangat relevan bagi ruang kota koridor Jalan Masjid Jamik, sebagai bagian dari kawasan pusat kota bersejarah di kota Pangkalpinang. Oleh karenanya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena transformasi karakter lokal ruang kota koridor Jalan Masjid Jamik tersebut, yang tidak lepas dari dinamika kebutuhan penduduknya. Upaya pemenuhan kebutuhan penghuni yang tercermin pada rancangan fasad bangunan di koridor Jalan Masjid Jamik, sangat mempengaruhi imagibility atau keterbacaan karakter ruang kota tersebut. Dalam penelitian deskriptif ini, maka identifikasi dan klasifikasi langgam arsitektur Komponen fasad dari sampel penelitian sebanyak 62 bangunan, dan korelasinya kebutuhan pengguna bangunan, dilakukan baik secara obyektif oleh peneliti maupun konfirmasi subyektif dari pemilik bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini ruang kota koridor Jalan Masjid Jamik masih memiliki identitas atau karakter lokal Melayu yang cukup kuat, karena bangunan dengan rancangan fasad berlanggam aritektur lokal Melayu masih dominan. Terkait dengan kemampuan rancangan fasad bangunan dalam memenuhi kebutuhan penghuninya, terdapat empat komponen fasad bangunan yang masih bertahan dengan karakter lokalnya, yaitu serambi, bahan bangunan, rancangan bukaan, dan rancangan dinding. Ke empat komponen fasad bangunan tersebut dianggap masih dapat memenuhi kebutuhan penghuninya, terutama kebutuhan akan udara alami, perlindungan dari ancaman cuaca, perlindungan dari ancaman manusia, kebutuhan status sosial dan kebutuhan kreativitas. Selain itu dapat juga disimpulkan bahwa ke empat komponen fasad dengan karakter lokalnya, dinilai mampu ber co-produksi dengan berbagai langgam arsitektur. Karakter lokal ini tampil berdampingan dengan karakter global yang didominasi oleh langgam arsitektur Art Deco dan Modern. Nampaknya skala usaha perdagangan dan jasa yang dijalankan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi transformasi karakter lokal di kawasan studi. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan aktualisasi diri penghuni atau pengguna bangunan dalam kaitannya dengan aktivitas perdagangan dan jasa. Kata Kunci: Kebutuhan, komponen fasad bangunan, imagibility, legibility, karakter lokal ruang kota

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Undergraduate Program in Architecture
Depositing User: FTSP UNIVERSITAS TRISAKTI
Date Deposited: 22 Aug 2020 05:35
Last Modified: 24 Aug 2020 02:21
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/1335

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats