Clostridium Difficile: Penyebab Diare dan Kolitis Pseudomembranosa, Akibat Konsumsi Antibiotika yang Irasional

Kumala, Widyasari (2004) Clostridium Difficile: Penyebab Diare dan Kolitis Pseudomembranosa, Akibat Konsumsi Antibiotika yang Irasional. Jurnal Kedokteran Trisakti, 23 (1). pp. 34-38. ISSN 1411-7169

[thumbnail of 2004-Kumala.pdf]
Preview
Text
2004-Kumala.pdf - Published Version

Download (25kB) | Preview

Abstract

Clostridium difficile adalah mikroorganisme oportunistik, positif Gram dan anaerob obligat. Kini kuman ini terbukti sebagai penyebab terbesar penyakit kolitis pseudomembranosa (pseudomembranous colitis/PMC) dan diare (antibiotic associated diarrhea /AAD) sebagai dampak negatif dari komsumsi antibiotika yang tidak rasional dalam hal penanggulangan infeksi. Kuman C. difficile baik yang toksigenik maupun yang non toksigenik merupakan flora normal dalam saluran pencernaan neonatus dan anak-anak. Penularan mikroorganisme ini melalui spora kuman dan organisme sendiri yang tertelan bersama makanan atau melalui infeksi nosokomial. Prevalensi infeksi kuman ini pada penderita PMC sangat tinggi sekitar 99% dan pada AAD sekitar 20-25%. Diagnosis laboratorium dapat dilakukan dengan pemeriksaan mikrobiologik, uji serologik dan uji sitotoksisitas. Biaya pemeriksaan dan pengobatan pada seorang penderita AAD maupun PMC sangat tinggi, sehingga perlu memperhatikan lamanya pemakaian antibiotika dan besarnya dosis yang diberikan kepada penderita penyakit infeksi.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: clostridium difficile, pseudomembranous colitis, antibiotic associated diarrhea
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Faculty of Medicine > Undergraduate Program in Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 12 Aug 2017 07:44
Last Modified: 12 Aug 2017 07:44
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/163

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats