Hubungan obesitas dan hipertrigliseridemia dengan kejadian perlemakan hati pada usia 30-60 tahun

Sriwaningsi, Lina and Natadidjaja, Hendarto (2017) Hubungan obesitas dan hipertrigliseridemia dengan kejadian perlemakan hati pada usia 30-60 tahun. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[thumbnail of 2017_TA_KD_03013113.pdf] Text
2017_TA_KD_03013113.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG Perlemakan hati non-alkoholik atau yang lebih sering di dengar dengan istilah Non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) merupakan kelainan hati dimana lipid terutama trigliserida terakumulasi di dalam hepatosit lebih dari 5% dari keseluruhan hepatosit, dengan gambaran spektrum makrovesikuler atau mikrovesikular, fibrosis, hingga sirosis hati dan tanpa ada hubungannya dengan konsumsi alkohol. NAFLD merupakan masalah kesehatan publik yang besar karena prevalensinya yang tinggi di seluruh dunia dan berpotensi menimbulkan sekuelae yang serius. Faktor risiko NAFLD tersering adalah obesitas, diabetes melitus tipe 2 dan dislipidemia. Selain faktor risiko tersebut, ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian NAFLD antara lain genetik, usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, obesitas dan hipertrigliseridemia dengan perlemakan hati pada populasi TNI. METODE Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain penelitian yang digunakan cross sectional. Sebanyak 104 data pasien berhasil dikumpulkan secara non probability sampling dengan teknik consecutive sampling. Data yang dikumpulkan dengan melihat hasil medical check up pasien pada periode 2016 di Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Mintohardjo Jakarta yang mayoritas pasien adalah TNI. Analisis statistik menggunakan uji chi-square dengan batas kemaknaan p<0,05, dengan menggunakan software SPSS for windows versi 22.0. HASIL PENELITIAN Dari 104 pasien check up, sebesar 38 orang (36,5%) mengalami perlemakan hati. Pada pasien dengan perlemakan hati sebesar 45,2% yang berusia lebih atau sama dengan 45 tahun dan sebesar 23,8% usia yang kurang dari 45 tahun dengan nilai (p=0,027), responden penelitian ini didominasi oleh laki-laki sebesar 36,7% dan perempuan 36,0% dengan nilai (p=0,949). Didapatkan sebesar 52,5% yang mengalami obesitas dan 14,0% berat badan normal dengan nilai (p=0,000), sebesar 41,9% hipertrigliseridemia dan sebesar 32,8% yang memiliki kadar trigliserida normal dengan nilai (p=0,344). KESIMPULAN Terdapat hubungan bermakna antara usia responden dan indeks massa tubuh dengan perlemakan hati, sedangkan jenis kelamin dan kadar trigliserida tidak terdapat hubungan bermakna dengan perlemakan hati, baik pada populasi umum atau pada populasi di TNI tidak terdapat perbedaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: obesitas, trigliserida, perlemakan hati
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Undergraduate Program in Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 14 Jan 2018 10:45
Last Modified: 14 Jan 2018 10:45
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/592

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats