Hubungan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan kadar glukosa darah pada penderita asma

Safitry, Intan Rhama and Nazma, Diani (2017) Hubungan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan kadar glukosa darah pada penderita asma. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[thumbnail of 2017_TA_KD_03013099.pdf] Text
2017_TA_KD_03013099.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG Asma merupakan gangguan inflamasi kronis di jalan napas. Dasar penyakit ini adalah hiperaktivitas bronkus dan obstruksi jalan napas. Prevalensi asma di Indonesia mencapai 4,5%. Pasien asma dengan derajat asma persisten ringan hingga berat akan menggunakan kortikosteroid inhalasi sebagai controller, penggunaan jangka panjang dapat berpengaruh pada kadar glukosa darah. Hal itu penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan peningkatan aktivitas Hipotalamus Pituitary Adrenal (HPA) yang selanjutnya akan menyebabkan pelepasan Adrenocorticotropin Hormone (ACTH) yang nantinya akan melibatkan mekanisme aktivitas tersebut hingga dapat meningkatkan kadar glukosa darah pada asma yang menggunakan kortikosteroid jangka panjang dan intensitas yang sering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan kadar glukosa darah pada penderita asma. METODE Penelitian menggunakan studi observasional dengan pendekatan potong lintang atau cross-sectional yang mengikutsertakan 56 pasien asma poli paru di Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih, Jakarta Timur. Data dikumpulkan dengan cara melihat nilai spirometri pasien pada rekam medis, wawancara pasien untuk menentukan pasien menggunakan kortikosteroid inhalasi dan pengambilan kadar glukosa darah dengan HbA1C di laboratorium. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher dan diolah dengan program SPSS (Statistical Program for Social Science) dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0.05. HASIL Hasil analisis antara penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan kadar glukosa darah pada penderita asma berdasarkan uji Fisher menunjukkan adanya hubungan yang tidak bermakna (p = 0.245). KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan penggunaan kortikosteroid inhalasi dengan kadar glukosa darah pada penderita asma

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: asma, kortikosteroid inhalasi, kadar glukosa darah
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Undergraduate Program in Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 18 Jan 2018 02:29
Last Modified: 18 Jan 2018 02:29
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/656

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats