Hubungan antara kadar hemoglobin dengan lama siklus menstruasi pada siswi SMA

Nishi, Ayuka and Halim, Lukman (2017) Hubungan antara kadar hemoglobin dengan lama siklus menstruasi pada siswi SMA. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[thumbnail of 2017_TA_KD_03013218.pdf] Text
2017_TA_KD_03013218.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG Banyak faktor yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi, salah satunya adalah kadar hemoglobin. Kadar hemoglobin yang rendah dapat mempengaruhi kerja otak sehingga dapat mengganggu siklus menstruasi. Siklus menstruasi yaitu jarak antara hari pertama menstruasi dengan hari pertama menstruasi berikutnya dan merupakan faktor penentu dari kesehatan reproduksi perempuan.. Menurut RISKESDAS 2010, kelaianan siklus menstruasi yang tidak teratur di Indonesia menyerang 11,7% remaja usia 15-19 tahun dan 14,7% yang tinggal di perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dengan siklus menstruasi pada siswi SMA. METODE Desain studi penelitian secara observasional analitik dengan pendekatan potong lintang, dilakukan selama bulan Desember 2016 hingga Januari 2017. Pengambilan sampel menggunakan metode cluster sampling dan simple random sampling. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara yang meliputi data antropometri, siklus menstruasi dan kuesioner Depession Anxiety Stress Scale 42 (DASS 42) untuk stress. Pengukuran kadar hemoglobin dengan menggunakan Hbmeter Easytouch. Analisis data menggunakan uji Chi-sqare dengan tingkat kemaknaan (P < 0.05) dengan menggunakan software Statiscial Package for the Social Sciences (SPSS) for Windows versi 21. HASIL Dari 135 responden, sebanyak 89 responden (65.92%) menderita anemia dan 46 lainnya normal (34.08%). Dari presentase yang menderta anemia tersebut, 55 responden (40.74%) diantaranya dengan siklus menstruasi normal, 22 responden (16.29%) oligomenorea, 10 dengan polimenorea (7.41%), dan 2 responden dengan amenorea (1.48%). Sedangkan untuk hasil dengan kadar Hb normal, didapatkan 28 responden dengan siklus menstruasi normal (20.74%), 11 oligomenorea (8.15%), 7 dengan polimenorea (5.18%) dan tidak didapatkan kelainan amenorea. Didapatkan nilai P = 0.699 (P > 0.05) dengan uji Chi-square. KESIMPULAN Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kelompok responden yang anemia dan tidak anemia pada kadar Hb dengan lama siklus menstruasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: siklus menstruasi, kadar hemoglobin, siswi SMA
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Undergraduate Program in Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 16 Jan 2018 07:21
Last Modified: 16 Jan 2018 07:21
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/670

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats