Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan gangguan siklus haid pada wanita usia 20-45 tahun

Dewi, Eva Mardiana and Wahab, Revalita (2017) Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan gangguan siklus haid pada wanita usia 20-45 tahun. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[thumbnail of 2017_TA_KD_03013222.pdf] Text
2017_TA_KD_03013222.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG Siklus haid merupakan bagian dari proses regular yang mempersiapkan tubuh wanita setiap bulannya untuk kehamilan. Siklus haid yang tidak teratur dapat menjadi salah satu masalah kesehatan pada reproduksi wanita. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan siklus haid, salah satunya adalah penggunaan kontrasepsi hormonal. Beberapa penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara jenis dan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian gangguan haid. Untuk dapat memahami hal tersebut, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan gangguan siklus haid pada wanita usia 20-45 tahun. METODE Jenis penelitian merupakan observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional yang dilakukan selama bulan Agustus sampai November 2016. Pengambilan sampel secara consecutive sampling pada 81 responden yang datang ke Puskesmas Panguragan Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Seluruh responden yang memenuhi kriteria inklusi dilakukan wawancara dan memperlihatkan kartu KB kepada peneliti, sedangkan gangguan siklus haid dinilai dengan menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji chi-square dan uji alternatif fisher. HASIL Penelitian ini didapatkan responden dengan usia 30-39 tahun (44,4%), tingkat pendidikan rendah (63,0%), jenis KB suntikan (69,1%), lama penggunaan KB >1 tahun (82,7%), dan gangguan siklus haid tersering berupa amenore (64,2%). Terdapat hubungan antara jenis (p=0,000) dan lama (p=0,002) penggunaan kontrasepsi hormonal dengan gangguan siklus haid pada wanita usia 20-45 tahun. Usia dan pendidikan juga berperan dalam pemilihan suatu metode kontrasepsi hormonal yang efektif sesuai dengan kebutuhannya, sehingga didapatkan hubungan antara usia (p=0,036) dan pendidikan (p=0,037) dengan gangguan siklus haid pada wanita usia 20-45 tahun. KESIMPULAN Penggunaan kontrasepsi hormonal mempengaruhi gangguan siklus haid. Wanita yang menggunakan kotrasepsi suntikan dengan lama penggunaan >1 tahun lebih banyak mengalami gangguan siklus haid berupa amenore, dibandingkan dengan kontrasepsi pil dan implan dengan lama penggunaan <1 tahun.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: gangguan siklus haid, kontrasepsi hormonal, usia, pendidikan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Undergraduate Program in Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 16 Jan 2018 08:28
Last Modified: 16 Jan 2018 08:28
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/678

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats