Hubungan antara kecerdasan emosional dan tingkat depresi pada pasien kanker serviks stadium lanjut

Nabillah, Puteri Amalia and Marliana, Caecilia (2017) Hubungan antara kecerdasan emosional dan tingkat depresi pada pasien kanker serviks stadium lanjut. Undergraduate thesis, Trisakti University.

[thumbnail of 2017_TA_KD_03013258.pdf] Text
2017_TA_KD_03013258.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

LATAR BELAKANG The Psychosocial Collaborative Oncology Group (PSYCOG) mengidentifikasi gangguan psikiatri pada penderita kanker, salah satunya yaitu depresi. Motivasi diri merupakan faktor internal yang dapat mempengaruhi tingkat depresi. Hal ini berkaitan dengan teori kecerdasan emosional tentang kemampuan memotivasi diri dan bertahan menghadapi frustasi. Seseorang dengan kecerdasan emosional tinggi akan lebih mampu mengatasi masalah dan mengendalikan emosi. Sebaliknya seseorang dengan kecerdasan emosional rendah lebih sulit untuk mengendalikan emosi. Akibatnya orang dengan kecerdasan emosional rendah lebih mudah mengalami gangguan kejiwaan, seperti stres, ansietas dan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara kecerdasan emosional dan tingkat depresi pada pasien kanker serviks stadium lanjut. METODE Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang yang mengikutsertakan 115 pasien kanker serviks stadium lanjut di Rumah Sakit Kanker “Dharmais”. Pengumpulan data menggunakan Emotional Intelligence Questionnaire dan Beck Depression Inventory-II. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Fisher menggunakan program SPSS versi 21.0. dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. HASIL Dari seluruh responden yang memiliki kecerdasan emosional tinggi, 89,4% berada di tingkat depresi ringan, sedangkan 10,6% lainnya di tingkat depresi berat. Sementara itu, dari seluruh responden yang memiliki kecerdasan emosional rendah, 76,2% merupakan responden dengan tingkat depresi ringan, sedangkan 23,8% lainnya tingkat depresinya berat. Uji Fisher menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara kecerdasan emosional dan tingkat depresi pada pasien kanker serviks stadium lanjut (p = 0,146). KESIMPULAN Tidak terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dan tingkat depresi pada pasien kanker serviks stadium lanjut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: kecerdasan emosional, tingkat depresi, kanker serviks stadium lanjut, BDI-II
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Undergraduate Program in Medicine
Depositing User: FK Usakti
Date Deposited: 18 Jan 2018 03:46
Last Modified: 18 Jan 2018 03:46
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/686

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats