Subyek Hukum Tindak Pidana Korupsi Teori dan Praktek Pelaksanaannya

Arbijoto, Arbijoto (2014) Subyek Hukum Tindak Pidana Korupsi Teori dan Praktek Pelaksanaannya. Jurnal Hukum Pepakem, 1 (2). pp. 117-135. ISSN 2355-7788

[thumbnail of arbijoto.pdf]
Preview
Text
arbijoto.pdf

Download (9MB) | Preview

Abstract

Istilah korupsi pertama kali digunakan di dalam Peraturan Penguasa Militer Nomor Prt/PM-06/1957, sehingga korupsi menjadi suatu istilah hukum. Penggunaan istilah korupsi dalam peraturan tersebut terdapat pada bagian konsiderannya, yang antara lain menyebutkan, bahwa perbuatan-perbuatan yang merugikan keuangan dan perekonomian negara yang oleh khalayak ramai dinamakan korupsi. Pengertian sosiologis tentang korupsi memiliki cakupan yang lebih luas bila dibandingkan dengan pengertian hukum pidana. Kita mempunyai empat tipe fenomena yang tercakup dalam istilah korupsi, yaitu: penyuapan, pemerasan,penggelapan, dan nepotisme. Semua itu sama sekali tidaklah sama. Namun, terdapat satu benang merah yangmenghubungkan keempat tipe fenomena tersebut,yaitu penempatan kepentingan-kepentingan publik di bawah tujuan-tujuan privat, dengan melanggar norma­ norma tugas dan kesejahteraan, yang dibarengi dengan keserba rahasiaan, pengkhianatan, penipuan, dan pengabaian yang kejam atas setiap konsekuensi yang diderita oleh publik.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: subyek hukum, tindak pidana, korupsi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Undergraduate Program in Law
Depositing User: Diona Diona Diona
Date Deposited: 30 Jul 2017 14:10
Last Modified: 03 Nov 2017 08:22
URI: http://libprint.trisakti.ac.id/id/eprint/83

Actions (login required)

View Item View Item
View My Stats